Dada Ibu

image

Seorang anak memeluk ibunya, dada yang lima tahun lalu dikecupnya, tanpa bahan pengawet. Ia dekap lebih erat sambil berharap
Bisa mengawetkan isinya hingga kematian menyergap.

Di dada ibunya tak ada lagi susu dan air. Lebih dari itu
Ia menemukan segala yang mengalir
Musik dalam pesta.
Dan lantunan doa tak ada habisnya

Sejak lama Ia menanti ramai pesta pora. Setiap tahun baru, di nyala kembang api yang layu, seperti layunya harapan baru.

Tahun baru ayah kembali membawa kembang api. Hari raya ayah merayu dengan riuh petasan. Ibu yang mencintai ayah tak mau menyakiti perasaannya. Ia telan kembang api dan petasan itu hidup-hidup, membuat melepuh lehernya yang mulai keriput.

Hari semakin larut. Anak mendekap ibunya semakin takut. Mendengarkan dada ibunya yang mungkin berubah menjadi asap atau kabut. Sepi dalam kalut. Tapi ia tak mendengarkan apa-apa selain
Musik dalam pesta
Dan lantunan doa tak ada habisnya
Untuk anak dan ayah dari anak-anaknya

Kebayoran, 241112

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s