Museum Kenangan

image

Setiap hujan berlarian memeluk tanah terdekat
Dari awannya masing-masing
Angin mematahkan kehampaan pada pekat
Yang menggelayut di kantung matanya
Dan kerut dahi

Aku selalu teringat pada lembar buku
Namaku dan kamu
Mencoba menghapuskan kita
Di halaman terdepan
Di setiap lekuk aksara
Pada setiap pekik suara
Remaja yang merapalkan lagu
Kesetiaan

Pada sebuah tempat tinggal
yang bermula pada tanggal.
Sepi dan dingin

Museum ini bernama kenangan
Ramai di musim kehilangan.
Dan kau menjaganya,
tanpa sudah tanpa lelah.

Jakarta, 170312

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s