Sekilas Kanjeng Nabi Dan Revolusi

maulid sbg sebuah perayaan adlh wujud pemaknaan thd cinta Rosul.ada banyak pmaknaan yg sah-sah saja dilakukan.yg tdk boleh adlh penghancuran makna maulid dg tudingan bid’ah,sesat dll dari org-org dangkal pelaku penyesatan.biarkan saja!
di antara pemaknaan maulid adlh mjadikannya momentum utk meneladani Rosulullah.
“sungguh benar benar telah ada pada diri Rosulullah teladan yg baik utk org mengharapkan Allah dan hari kiamat dan banyak mnyebut Allah”
ayat ini mnyebutkan 3 sisi kepribadian beliau sbg contoh yg seyogyanya diteladani secara menyeluruh.
1.mngharapkan Allah,tdk yg lain.inilah sisi hakikat beliau.
2.mngharap hari akhir yg brarti sadar bahwa semua pbuatan akn dimintai prtanggungjawaban nnti.ini sisi syariat beliau
3.bnyak menngingat&menyebut Allah.berzikir sbg sisi thariqat beliau.
selebihnya teladan itu ada pada keseharian beliau yg mencangkup perkataan, prbuatan&kondisi ruhani (ahwal).prkataan beliau selalu benar.kebenaran yg keluar dari lisannya tdk pernah atas dorongan hawa nafsu.krn trkadang bnyk org mengatakan kebenaran atas dorongan hawa nafsu,entah kepentingannya, kelompoknya atau istilah ank skarang ke’narsis’annya.
perbuatan beliau,baik thd keluarga,tetangga dan skala lebih luas.dan yg sgt relevan hingga skrg beliau selalu berbuat utk membela org yg trtindas terutama tertindas scara ekonomi alias miskin.beliau amat cinta kpd org miskin.mncintai org miskin bkn brarti mlestarikan kmiskinan,ttapi mbebaskan org miskin dr posisinya yg marginal.beliau adlh pemimpin revolusi masakin trbesar spanjang sejarah.
ahwal atau kondisi ruhani adlh keadaan terus mngingat Allah kpn pun dmn pun.dalam keadaan diri duduk maupun tidur hati beliau selalu berzikir mengingat Allah.kriteria di atas mengingatkan sy akan sosok gusdur.
“katakanlah,jika kalian mencintai Allah maka ikuti aku”
sudahkah proses peneladanan kita mncakup hal-hal di atas? atau kita malah sibuk mnghrapkan selain Allah,mharap pujian makhluk ato dg dalih sunnah&pemurnian islam mgharapkn kebesaran mazhabnya&mnyesatkan golongan lain?!

2 thoughts on “Sekilas Kanjeng Nabi Dan Revolusi

  1. Setuju,tanpa hrs meninggalkan tradidi tinggal rundown peringatan maulidnya disesuaikan dg kondisi zaman shg menjadi hal yg menarik minat dibanding acara2 birthday / anniversary yg ada pd zaman sekarang ini… Wallohua’lam

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s