Rokok Kemenyan

siapa bilang madharrat (kerusakan) yang disebabkan oleh rokok lebih buaaanyak dibanding kemanfaatannya? ya, kita semua tau jawaban pertanyaan itu: pihak yang mendiskreditkan rokok sebagai suatu yang haram. tidak usah diulang lagi jawaban yang tidak penting itu. diam saja. karena diamnya kita sambil merokok sudah menjengkelkan pihak itu. apalagi kita meledeknya sambil mengepulkan asap rokok ke wajah-wajah mereka yang mu li a.
siapa bilang membakar kemenyan itu bid’ah dan merusak aqidah ummat islam? untuk pertanyaan ini kiranya perlu penelitian lebih lanjut secara syar’i dengan menginventarisir dalil terkait untuk pertimbangan istinbath al ahkam. waduuuh! kaya ahli feqih aja saya ini!
paling tidak ada manfaat yang didapat dari rokok dan kemenyan. lebih fokus lagi merokok dengan mencampur tembakaunya sedikit dengan kemenyan. kebiasaan ini sering dilakukan oleh orang indonesia khususnya masyarakat jawa pra islam.
pada masyaraat jawa pra islam kemenyan yang dibakar baik sendiri maupun dicampuri dengan tembakau (merokok) diyakini sebagai ritual untuk memanggil dewa-dewa, para leluhur dan dedemit-dedemit. dengan cara ini prosesi berikutnya akan jauh lebih sempurna mencapai tujuan. misalnya tujuan berdialoog dengan leluhur, tujuan mengusir dedemit dan lain sebagainya.
secara akidah islam ritual ini tentu bertentangan bahkan menyesatkan. kita semua sepakat? harus sepakat! untuk menghilangkan dogma yang menyesatkan ini, seorang jawa tulen bernama nyoto yang akidahnya sudah kokoh melakukan eksperimen. tujuannya supaya keyakinan ummat terbentengi: bahwasannya dewa-dewa, para leluhur dan dedemit hanyalah makhluk yang tidak mampu memberikan manfaat maupun madharrat apa-apa.
pergilah nyoto untuk ritual membakar rokok kemenyannya. tempat yang ia pilih adalah tempat yang menurut kebanyakan perokok paling mengasyikkan. dia merokok di jamban, maaf,sambil buang air besar. ternyata aroma kemenyan yang ada pada asap rokok nyoto ini memanggil dedemit dan dewa-dewa lain. mereka berdatangan ke sumber aroma, yaitu nyoto si perokok.
begitu mereka lihat yang mengadakan ritual sambil, maaf sekali lagi, buang air besar, mereka balik lagi ke alam masing-masing. mulai saat itu hingga sekarang, kalau ada aroma kemenyan dibakar, baik dengan campuran rokok maupun tidak, mereka tdak mau datang. dan selamatlah akidah ummat yang meyakini ritual merokok kemenyan sebagai sarana memanggil makhluk ghaib. terbentengi keyakinan ummat.

Jakarta, 100510

One thought on “Rokok Kemenyan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s