Kambing Dan Kura-Kura

hentakkan kaki bertahta segala
tindas tandaskan apa yang terjangkau
semua menari dalam tunduk fatwa
ini kau yang terus menelingkup menaruh peluh
memeluk mesra sembari menusuk membunuh
papa tak bedosa
pasrah tak meronta

waktu yang lindap tak bergairah tergores muak
seteru beradu pandang sambil berteriak:
bodoh
jelaga
tak senonoh
sok menjaga
dan tahun membakar kemesraan hari-harinya

seekor kambing terbaring lemah dalam mobil
sirine raungkan luka pura yang terampil
terus menggerus pewaris sah lorong setapak ini
tidak ada jeda untuk bersiap-siap mati
kura-kura mengembik
dalam pura yang tercabik

jangan tanya kemana pergi
di ambang kehancuran kampungku
segurat khayal peretas generasi
terasing dalam candu

ada amarah dalam alam
diam-diam rapih terpendam

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s