Pemuas Siksa

kau bilang peluk aku berkalikali dan jangan lepas

dan kau tikam aku tanpa welas
sedikitpun tak kau biarkan sisa nafas mewujud bahagia

mari menari katamu, dengan pandang syahdu
gemulai jari yang agak gemuk
mencekikku yang berteriak
tak sampai bersuara

sepatu yang sengaja kau tata menurut seleramu
tinggalkan bercak darah masa lalu
sepatumu yang selalu mengkilau muka
memerah solnya

aku pasrah bongkokan
aku menyerah sungguhan
aku mengaduh kesakitan
kau tetap menyiksaku
dalam jas mewah
rambut klimis
dan mata sedikit bengis

sambil terus membatin
tampannya aku hari ini

Cibubur, 221010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s