Gersang Yang Berdiri

senandung hati memanja hari

selaras hari menanda sunyi

dalam yang teramat dalam

lamatlamat bagaikan diam

 

tiba saat kau kembarakan

resahmu. waktu lebam meronakan

segurat semangat hampir penat

dan beberapa kerdipan harap

 

berdiri di pucuk luap sebentar

reda pada lelah. aku gentar

ketika mimpi tibatiba buyar

hujan tak basahi lahan segar

 

panas ya gersang tandus

biarlah. aku tetap terus

mencintamu

meleburmu

 

Kp. Duku, 17 Nopember 2010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s