Mata Kanak

perhiasanku, matamu adalah petualangan
maafmu adalah keharusan
anggapmu kau bukan apa-apa
kekerasan adalah seburuk cara

perhiasanku, di sudut kesadaran
setiap mimpi menepi
setiap tepi mengikat harap
bersimpul menjadi tekad:
cinta atau perlawanan

perhiasanku, berjalanlah sendiri
karena sendiri lebih menundukkan hati
menapaklah apa adanya
sebab apa adanya menghargai apa yang ada

perhiasanku, hendaklah kau pandai merasa
bukan merasa pandai
pandanglah, bahkan dari sebutir pasir
dapat kau temukan segudang kebenaran

jakarta, 090411

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s