Genit Gemulai

aku menangis menjadi-jadi
di bawah panji-panji:
hidup islami

genit di ujung panah
kain abu-abu beraroma nanah
gambar pelacur televisi
plesetan kaligrafi
diusung penggagah-penggagah
manusia dengan perut dan lidah
berterompah akal yang dikebiri
mata hati di mata kaki

mendongakku ke panji gemulai angin
ada tumpukan ingin
rupiah dan hotel yang dingin
sedingin hati yang sedang pidin

Jakarta, 240510

3 thoughts on “Genit Gemulai

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s