MATA

mendung tetiba memagi
saat malam beranjak pergi
tak ada semburat mengintip di celah langit
digantikan matamu
telaga luka lama

dari timur kau datang
membawakan keresahan yang berdiri tegak
seperti monumen di pusat kota
menombak langit
menjejakkan kemarin yang telah membangkai

matamu menangkap bayangku
di satu sudutnya aku tenggelam berjibaku
diseret pusaran air luka seperti mengubur esok
memandangku, aku sendiri di luar sana
menerka apa kelak air mata menjadi sekumpulan tanya

kebayoran, 25/05/11

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s